Belum Pernah Olahraga? Lakukan Tips Ini Biar Punya Motivasi!

Kalian yang selama ini jarang atau bahkan sama sekali tidak pernah berolahraga sebelumnya mungkin bingung harus memulainya dari mana.

Namun, apapun yang menjadi alasan kalian untuk mulai hidup lebih aktif, sebaiknya jangan langsung berolahraga yang berat atau yang berintensitas tinggi, seperti angkat beban.

Lalu, bagaimana cara memulai panduan berolahraga dengan baik dan benar? Yuk simak di bawah ini.

1.Bangun Motivasi

Bangun Motivasi

Awalnya kamu harus punya komitmen dulu untuk menetapkan tujuan olahraga yang akan kamu mulai. Pasalnya, penelitian mengatakan kalau motivasi olahraga yang digabung dengan rencana aktivitas nyata akan lebih berhasil untuk diwujudkan.

Contohnya seperti menuliskan aktivitas yang kamu rencanakan selama 4 minggu ke depan. Mulai dari kegiatan fisik apa yang akan kamu lakukan, berapa lama kamu akan melakukannya, dan kapan kamu akan selesai melakukannya.

Rencana aktivitas ini akan menjelaskan apa yang seharusnya kamu lakukan dan membiarkanmu melihat dan menganalisis sejauh mana kemajuanmu setelah memulai olahraga.

2.Cara Memulai Olahraga

Cara Memulai Olahraga

Ketika kamu mengalami kesulitan atau tidak tahu mulai dari mana, coba bicarakan dengan dokter atau ahli kesehatan mengenai rencanamu untuk berolahraga. Setelah itu, mulailah dengan memasukkan lebih banyak aktivitas ke dalam kehidupan sehari-hari kalian.

Misalnya seperti contoh sederhana berikut ini:

  • Saat berangkat ke kantor, cobalah untuk memilih naik tangga dibanding naik lift atau eskalator.
  • Jika kamu naik kendaraan umum, berhentilah di halte atau terminal yang agak jauh dari kantor. Tempuh jarak sisanya dengan berjalan kaki santai.
  • Kamu juga bisa meluangkan waktu untuk berjalan-jalan atau sekadar naik turun tangga sebelum dan sesudah makan siang.
  • Saat libur, daripada cuma menonton TV seharian kamu bisa melakukan aktivitas fisik seperti berjalan-jalan di taman, mencoba berenang, atau sekadar jogging di pagi hari.

Terkadang dengan perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari bisa membantu mu menjadi lebih aktif berolahraga. Alih-alih langsung pergi ke gym atau sekadar treadmill, cobalah untuk berjalan santai atau jogging di sekitar lingkungan kamu tinggal terlebih dahulu.

Lambat laun tubuh juga akan menyesuaikan diri dengan aktivitas yang kamu lakukan. Setelahnya, barulah kamu bisa beralih ke olahraga yang lebih berat, seperti angkat beban, atau bahkan freeletics sekalipun.

3.Berapa Lama Berolahraga?

Berapa Lama Berolahraga?

Sesuai dengan rekomendasi WHO, kamu disarankan untuk melakukan kegiatan olah fisik ini dengan aktivitas sedang selama 150 menit per minggu. Tapi jika ingin melakukan olahraga yang berat, kamu bisa melakukannya selama 75 menit saja.

Selama waktu berolahraga, kamu tidak perlu memaksakan diri untuk berolahraga terus menerus. Coba bagi beberapa sesi dalam satu hari. Lalu, American Heart Association (AHA) menyarankan sebagai berikut:

  • Lakukan olahraga intensitas sedang selama 150 menit per minggunya, Atau lakukan selama 30 menit saja setiap hari. Bisa dilakukan dengan bersepeda atau berjalan cepat keliling lingkungan rumah.
  • Sedangkan untuk olahraga yang berat, cukup lakukan selama kurun waktu 25 menit saja per harinya. Di sini kamu bisa berolahraga seperti angkat beban, muaythai, atau bahkan bermain sepak bola atau futsal.

4.Fokus Satu Jenis Olahraga Dulu Dan Ajak Teman Atau Keluarga Untuk Ikut Olahraga

Fokus Satu Jenis Olahraga Dulu Dan Ajak Teman Atau Keluarga Untuk Ikut Olahraga

Fokus dulu pada satu jenis atau satu macam gerakan yang kamu ingin lakukan dan jangan berkecil hati dengan target yang belum bisa kamu capai.

Seiring kebugaran tubuh meningkat, kamu akan berhasil melakukan beragam gerakan yang sebelumnya belum bisa kamu lakukan.

Setelahnya kamu bisa memvariasikan macam-macam jenis dan gerakan berbeda untuk meraih manfaat yang lebih banyak dan sekaligus terhindar dari rasa jenuh. Misalnya, kamu bisa tambahkan latihan kekuatan dan kelenturan.

Lakukan latihan kekuatan dan kelenturan dua sampai 3 hari per minggu di samping olahraga utama yang kamu lakukan.

Kadang, berolahraga sendirian itu bikin suntuk dan bikin kamu lama-lama tidak bersemangat. Maka demi mempertahankan semangat yang selama ini sudah dibangun, ajaklah teman atau anggota keluarga untuk sama-sama berolahraga.

Dengan adanya teman berolahraga, kamu bisa lebih semangat dan mungkin memicu sifat kompetitif dalam diri agar jangan sampai kalah dengan mereka.

Nah, sudah siap olahraga?